Kawasan wisata alam Curug Cileat di Kabupaten Subang dilanda bencana tanah longsor pada Jumat (15/5/2026). Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan wisata sejak siang hingga sore hari. Akibat kejadian itu, dua wisatawan asal Purwakarta dilaporkan hilang setelah diduga terseret material longsor di jalur pendakian menuju air terjun.
Menurut informasi di lokasi, longsor terjadi di salah satu titik jalur tracking yang memiliki kondisi medan sempit dan berada di area tebing. Saat kejadian, sejumlah wisatawan masih berada di sekitar jalur menuju Curug Cileat.
Salah seorang saksi mata bernama Elza, wisatawan asal Purwakarta, mengaku sempat melihat situasi sebelum longsor terjadi. Ia mengatakan kondisi cuaca di kawasan wisata tersebut memang cukup ekstrem dengan curah hujan tinggi yang terus mengguyur area perbukitan.
Elza menjelaskan, dirinya bersama rekannya sempat mengingatkan para wisatawan untuk segera turun demi keselamatan. Meski tidak berada dalam rombongan yang sama, mereka sempat berpapasan dan saling membantu melewati jalur yang licin dan sempit.
“Jalannya kecil dan cukup licin. Mereka berjalan beriringan sambil saling membantu. Tiba-tiba terdengar suara air sangat deras, lalu terlihat longsoran tanah jatuh dari atas. Korban langsung terbawa material longsor,” ungkap Elza.
Usai kejadian, suasana di lokasi sempat panik. Beberapa wisatawan lainnya memilih segera meninggalkan area wisata karena khawatir terjadi longsor susulan.
Saat ini, tim SAR gabungan bersama warga dan relawan masih melakukan proses pencarian terhadap dua korban yang dilaporkan hilang. Proses evakuasi dan pencarian terkendala kondisi medan yang curam, licin, serta cuaca yang masih belum stabil.
Hingga Jumat malam, kedua wisatawan asal Purwakarta tersebut belum ditemukan. Petugas juga mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk sementara waktu meningkatkan kewaspadaan saat berkunjung ke kawasan wisata alam, terutama ketika cuaca ekstrem melanda wilayah pegunungan.